Artikel dan UlasanEdukasiKesehatanRagam

Inilah Manfaat Ikan Nila untuk Mencegah Kanker, Ternyata Kaya Selenium!

×

Inilah Manfaat Ikan Nila untuk Mencegah Kanker, Ternyata Kaya Selenium!

Sebarkan artikel ini
Manfaat Ikan Nila untuk Mencegah Kanker,
Masak Ikan Nila (Foto: Pixabay)

Ikan nila tidak hanya memiliki kandungan astaksantin dan asam lemak omega-3 yang dapat mencegah kanker, tetapi juga memiliki kandungan selenium yang tinggi. Selenium adalah mineral yang berperan sebagai antioksidan dan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selenium dapat melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker, serta membantu memperbaiki DNA yang rusak akibat kanker.

Menurut penelitian, selenium dapat mengurangi risiko kanker payudara, kanker prostat, kanker usus besar, kanker paru-paru, dan kanker kulit. Selenium juga dapat meningkatkan efektivitas kemoterapi dan radioterapi, serta mengurangi efek sampingnya. Selenium juga dapat mencegah terjadinya metastasis, yaitu penyebaran sel kanker ke organ lain.

Kebutuhan selenium per hari untuk orang dewasa adalah sekitar 55 mikrogram. Ikan nila dapat memenuhi kebutuhan selenium tersebut, karena setiap 100 gram daging ikan nila mengandung sekitar 36 mikrogram selenium. Selain ikan nila, sumber selenium lainnya adalah kacang-kacangan, biji-bijian, telur, daging, dan susu.

Namun, konsumsi selenium juga tidak boleh berlebihan, karena dapat menyebabkan keracunan selenium. Gejala keracunan selenium antara lain mual, muntah, diare, rambut rontok, kuku rapuh, bau nafas, iritasi kulit, dan gangguan saraf. Batas aman konsumsi selenium per hari adalah sekitar 400 mikrogram.

Oleh karena itu, konsumsi ikan nila secara teratur dan seimbang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, terutama dalam mencegah dan mengobati kanker. Ikan nila dapat dikonsumsi dengan cara yang bervariasi, tetapi hindari pengolahan yang dapat mengurangi kandungan seleniumnya, seperti penggorengan yang terlalu lama atau penggunaan bumbu yang terlalu banyak. Selain itu, perhatikan juga kebersihan dan kesegaran ikan nila sebelum dikonsumsi.